Filosofi Pelatihan


Pendekatan Tradisional

Saat sekolah kita mungkin tanpa sadar dibiasakan dengan pola belajar hanya untuk lulus ujian. Kita diajarkan teori, disuruh menghafal, tapi mungkin jarang diajak untuk menemukan relevansi dan penerapan langsungnya ke kehidupan sehari-hari. Asalkan lulus tanpa tinta merah di raport, kita sudah cukup puas. Kehidupan terus berjalan, dan akhirnya dengan mudah ilmu itu pun kita lupakan.

Sayangnya pola seperti ini masih saja banyak diulang di banyak pertemuan yang berlabel pelatihan dan pengembangan kapasitas. Penyaji materi menguraikan suatu topik, peserta duduk mendengar selama berjam-jam bahkan berhari-hari, tanya-jawab seadanya, lalu selesai. Pemateri sudah puas dengan hasil post-test peserta, dan peserta pun senang membawa sertifikat lulus pelatihan kembali ke organisasi mereka. Dan kita semua tahu, sering kali sertifikat dan materi pelatihan tersebut hanya berakhir di laci atau lemari, berdebu tanpa pernah diaplikasikan.

 
Filosofi Pelatihan Asti

Asti paham betul bahwa saat sebuah lembaga mengirimkan stafnya mengikuti pelatihan, atau membiayai masyarakat yang didampingi untuk mendapatkan pengembangan kapasitas, target utama yang ingin dicapai adalah bagaimana isi pelatihan tersebut relevan dan dapat dipraktekkan sehingga ia menghasilkan buah perubahan. Untuk memastikan tercapainya tujuan ini, Asti menerapkan tiga prinsip pelatihannya yaitu Live, Learn, Laugh.

 

LiveLive – Asti mengerti bahwa agar suatu pengetahuan bisa diserap dan diinternalisasi oleh orang dewasa yang menjadi peserta belajar, maka pengetahuan tersebut perlu memiliki nilai praktis bagi kehidupan mereka. Lewat prinsip ini, Asti membantu peserta untuk menemukan sendiri kebutuhan belajarnya, hambatan-hambatan internal yang menyebabkan ‘mental block’, masalah yang ingin dipecahkan, keterampilan yang ingin dikuasai, serta kaitannya dengan kehidupan sehari-hari peserta.

 

LearnLearn – Setelah peserta belajar menemukan sendiri pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi mereka dalam kehidupan sehari-hari, maka mereka perlu diberikan kesempatan berlatih. Oleh karena itu, peran Asti adalah memastikan adanya pengalaman praktek dan proses “menemukan sendiri” lewat berbagai kegiatan seperti diskusi reflektif terhadap studi kasus, praktek lapangan, permainan peran, permainan atau perlombaan. Proses belajar yang efektif tidak hanya menyasar area kognitif, melainkan menyentuh area afektif serta mengembangkan seperangkat ketrampilan dasar yang memampukan perubahan-perubahan lebih lanjut terjadi pada peserta. Bagi Asti, inilah yang memungkinkan peserta untuk lebih mudah mengingat konsep-konsep pengertian kunci.

 

HAHAHALaugh – Asti paham bahwa manusia tidak bisa belajar bila merasa tegang atau di bawah tekanan. Oleh karena itu, Asti selalu memastikan bahwa proses belajar berlangsung santai dan menyenangkan. Lewat berbagai permainan, peserta diajak untuk tertawa dan menikmati proses belajarnya sehingga pelatihan bisa benar-benar menjadi kesempatan bagi peserta untuk berlajar, menyeimbangkan proses kognitif dan berpikir logis dengan proses intuitif serta kreativitas, sekaligus beristirahat sejenak dari rutinitas mereka.

 

Dengan pendekatan ini, Asti bisa membuat suatu materi menjadi lebih mudah dicerna dan pelatihan menjadi proses belajar yang bermakna, seperti yang diungkapkan oleh Felix, peserta pelatihan yang kemudian menjadi mitra kerja Asti:

“Salah satu dari banyak kekuatan utama yang Asti miliki adalah keterampilan berkomunikasinya yang sangat jelas. Dengan mudah Asti bisa mengubah konsep teoritis dan istilah-istilah yang rumit menjadi kalimat-kalimat yang mudah dipahami. Caranya memfasilitasi kreatif dan praktis, jadi Anda tidak akan pernah bosan.”

(Felix Neuenschwander – Program Manager Angsamerah Institution)

 

Di link ini, Anda bisa membaca lebih banyak testimoni dari mereka yang mengenal pendekatan pelatihan dan konsultasi Asti.

Dan karena foto berbicara lebih dari kata-kata, Anda mungkin perlu melihat serunya pelatihan dan mentoring yang difasilitasi oleh Asti di galeri foto.